Tuesday, 22 May 2007

Rumah Artistik



Diatas sebidang tanah dengan luas 200m2 dibangun sebuah rumah sederhana, dengan ruang tamu, ruang makan, ruang keluarga, 2 buah kamar tidur, dapur,kamar mandi yang terpisah dengan WC dan carport. Juga ada jalan masuk dari samping yang langsung menghubungkan ke dapur. Untuk memberikan kesan artistik, bisa memperbanyak elemen kayu. Keterangan Gambar : A. Ruang Tamu B. Kamar Tidur Anak C. Kamar Mandi D. WC E. Kamar Tidur Utama F. Ruang Makan G. Dapur H. Ruang Keluarga

Terlihat Elite Hanya dengan 126m2





Mengantisipasi seluruh ruang gerak keluarga dengan bidang tanah seluas 126m2 bukanlah hal yang mustahil. Rumah bertingkat dengan ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, kamar mandi, kamar pembantu, jemur dan cuci, sebuah ruang tidur utama lengkap dengan kamar mandinya, kamar tidur anak, carport dan sebuah taman dalam yang semuanya terletak di lantai bawah. Sementara di lantai atas terdapat sebuah kamar tidur anak, ruang pustaka, mushola, kamar mandi dan balkon.
Keterangan gambar :
A. Parkir J. Taman Belakang
B.Teras K. Kamar Tidur Utama
C. Ruang Tamu L. Kamar Mandi Kamar Tidur Utama
D. Dapur M. Kamar Tidur Anak
E.Ruang makan N. Mushola
F. Kamar mandi bawah O. Pustaka
G. Jemur dan Cuci P. Kamar Mandi Atas
H. Kamar tidur pembantu Q. Balkon
I. Ruang Keluarga

Pengembangan Vertikal



Pengembangan Vertikal ini adalah upaya untuk memamfaatkan lahan sempit guna pengembangan rumah agar dapat memenuhi kebutuhan
keluarga.
Disamping itu masih dapat juga memamfaatkan lahan kecil di bagian belakang sebagai taman yang dapat menjadi ruang santai keluarga dan juga paru-paru rumah.

Rumah Tusuk Sate

Lahan Yang berada di pertigaan jalan yang dikenal dengan sebutan lahan tusuk sate, lahan semacam ini agak menyulitkan pemilik rumah jika rumahnya persis menghadap ke a rah perpotongan jalan (diantaranya sorot lampu dari kendaraan-kendaraan yang lalu-lalang pada waktu malam hari).

Namun ini bisa kita siasati, diantaranya dengan sesedikit mungkin bukaan yang langsung menghadap arah perpotongan jalan.

Dimensi gudang sebaiknya jangan terlalu besar dan pintu gudang akan lebih baik jika berdekatan dengan garasi, karena bila sewaktu-waktu kita membongkar gudang dan akan membawa barang-barang di dalamnya, menjadi tidak sulit.

Dan perlu diingat, jangan terlalu banyak memberikan batas dinding tembok pada ruang-ruang yang tidak memerlukan privacy tinggi.

Demikian, semoga saran ini bermanfaat

Keterangan Gambar :

A.Ruang Tamu
B.Kamar Tidur Utama
C.Kamar Mandi Utama
D.Ruang Keluarga

E.Ruang Makan
F.Kamar Tidur Anak
G.Kamar Mandi/WC

H.Kamar Tidur Pelayan
I.Kamar Mandi Pelayan
J.Cuci

K.Jemur
L.Dapur
M.Gudang
N.Garasi
O.Carport
P.Teras

Tuesday, 6 March 2007

Facade

Macem-macem tampilan rumah...
Ada yang single-storey.. Ada yang double-storey..
Ada juga bahkan yang triple-storey...

Aku personally lebih suka yang single-storey..
Karna buat maintenance lebih gampang... Trus kalow rumah bertingkat tuh gag enaknya suka merasa sepi ajah..
Misalnya suami dan anak-anak lagi di bawah, kita di atas, brasa sendirian...

Plus lagi, kalow single-storey, gag capek naek turunnya... :D
Terlebih kalow ada orang tua yang nginep di rumah kita... Buat mereka juga capek kan naek turun muluw...



Monday, 5 March 2007

Bathroom

Not too huge yet not too small...
Just big enough to spend 10 minutes cleaning up myself or playing with the kids (or even my hubby.. woehehe)... :D